Apakah Dan Di Manakah Neraka?
Seorang budak lelaki sedang duduk mendengarkan ayahnya menceritakan tentang Neraka. Ayahnya berkata, “Di dalam neraka ada ramai kanak-kanak yang kurang daripada sejengkal panjang mereka. Mereka telah ditakdirkan untuk dibakar di situ untuk selama-lamanya!” Budak lelaki itu berkata. “Kalau demikian yang Tuhan lakukan, maka saya akan membenci Dia!” Budak lelaki itu menjadi besar lalu menjadi seorang murtad terbesar di dalam dunia. Namanya adalah Robert G. Ingersol. Kalau ia telah mendengar kebenaran Alkitab tentang Neraka, mungkin ia telah menjadi seorang guru dan pengkhutbah besar bagi iman Kristian.
Namun, di antara orang-orang Kristian, ada banyak pendapat tentang Neraka yang tidak sesuai dengan Kitab Suci. Tuhan telah berfirman agar kita mengetahui akan. kebenaran. Di sini terdapat pendapat seorang pendeta yang salah tentang Neraka:
“Neraka adalah suatu tempat siksaan, tempat Tuhan Yang Mahakuasa meniup nyala api untukmu selama-lamanya! Engkau dapat menangis meminta kasihan tetapi Tuhan duduk menentang, dengan ganas, dan penuh murka di atas takhtaNya. Rahang Nya mengertap, menikmati siksaan orang yang celaka. KesukaanNya yang terbesar adalah mendengarkan rintihan, tangisan, ratapan dan jeritan kesakitan daripada mereka yang dikehendaki Nya untuk disiksakan selama-lamanya.”
Adalah suatu celaka yang besar bagi pendeta Jonathan Edwards ini, yang tidak pernah mengajarkan akan kebenaran Alkitab tentang Neraka. Pendapat yang demikian tentang Neraka adalah bertentangan dengan sifat Tuhan. Alkitab mengatakan. “Tuhan adalah kasih.” 1 Yohanes 4:8. Alkitab juga mengatakan, “Demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan, Aku tidak berkenan kepada kematian orang fasik.” Yehezkiel 33:11. Perhatikanlah bahawa Tuhan adalah Tuhan yang kasih dan bukanlah kesukaanNya melihat orang jahat itu menderita lalu mati. Alkitab mengajarkan kebenaran tentang Neraka.
BILAKAH NERAKA DIADAKAN?
Menurut Alkitab memang ada Neraka, tetapi keadaannya berbeza dengan pendapat orang ramai. Ramai orang yang mengajarkan bahawa apabila seseorang yang jahat itu mati, langsunglah ia masuk ke dalam Neraka lalu dihukum dengan api yang bernyala-nyala sampai selama-lamanya. Tetapi hal ini tidaklah sama dengan yang diajarkan oleh Alkitab, kerana Neraka belum ada pada masa ini. Pada masa ini belum ada orang di dalam Neraka. Menurut Yesus, bilakah orang-orang berdosa akan dihukum?
“Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan BapaNya diiringi malaikat- malaikatNya; pada waktu itu la akan membalas setiap orang menurut perbuatannya.” Matius 16:27.
Menurut ayat ini, belum ada seorang pun yang telah menerima upahnya sampai Yesus datang kembali. Sebab itu belumlah ada orang-orang jahat di Neraka pada masa ini. Yesus menyatakan dengan sangat jelas bahawa orang-orang jahat akan dihukum pada hari kiamat”- pada akhir dunia ini. Tentang orang jahat la berkata, “Firman yang telah kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.” Yohanes 12:48.
Bilakah api akan memusnahkan semua orang berdosa?
Orang jahat itu akan “dikumpulkan dan dibakar di dalam api…. pada akhir zaman.” Matius 13:38 -40. Orang yang jahat yang sudah mati belumlah dibakar dalam Neraka pada masa ini. Yesus berkata, bahawa “orang jahat akan dibinasakan dengan api” pada akhir zaman.”
Peristiwa manakah, dikatakan Yesus akan terjadi pada hari kemudian?
“Janganlah kamu hairan akan hal itu, sebab saatnya akan tiba, bahawa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suaraNya, dan mereka yang telah berbuat baik, akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.” Yohanes 5:28, 29.
Untuk apakah orang mati dipanggil dari kubur kalau mereka memang sudah berada di dalam Neraka? Mengapakah mereka harus diadili lagi, kalau mereka memang sudah menderita beratus-ratus tahun dalam Neraka? Hal ini tidak masuk akal. Yesus mengajarkan bahawa orang-orang itu terus tidur dalam kubur-kubur mereka hingga pada hari kebangkitan, lalu mereka akan dibangkitkan untuk menerima hukuman mereka. Jadi pada masa ini mereka belumlah menderita dalam Neraka!
DI MANAKAH NERAKA?
Bagaimanakah dinyatakan oleh Alkitab tentang hukuman akhir bagi orang-orang jahat?
Pada akhir seribu tahun apabila orang-orang jahat dibangkitkan, maka mereka, “naiklah ke seluruh daratan bumi, lalu mengepung perkhemahan tentera orang-orang kudus dan kota yang dikasihi itu. Tetapi dari langit turunlah api menghanguskan mereka, dan iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang. Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkan ke dalam lautan api. Itulah mati yang kedua: lautan api.” Wahyu 20: 5-15.
Apabila orang-orang jahat dibangkitkan, mereka akan menerima hukuman mereka di atas dunia ini. Sekarang ini belum ada tempat penyiksaan yang dinamai “Neraka.” Demi untuk membersihkan alam daripada dosa, maka orang-orang berdosa harus “dihanguskan oleh api di atas bumi ini nanti.
PENGAKHIRAN NAGI DOSA DAN ORANG-ORANG BERDOSA
“Bahawa sesungguhnya hari itu datang, menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah dan setiap orang yang berbuat fasik menjadi seperti jerami dan akan terbakar oleh hari yang datang itu, firman Tuhan semesta alam, sampai tidak ditinggalkannya akar dan cabang mereka.” Maleakhi 4:1. “Kamu akan menginjak-injak orang-orang fasik, sebab mereka akan menjadi abu di bawah telapak kakimu, pada hari yang Kusiapkan itu, firman Tuhan semesta alam.” Maleakhi 4:3. Orang jahat akan dihanguskan habis-habis. Mungkin engkau telah pernah membaca tentang penyiksaan yang diberita oleh orang-orang jahat di dalam api Neraka yang dibakar sampai selama-lamanya. Tetapi Alkitab mengajarkan bahawa orang-orang jahat itu akan dibinasakan habis-habis. Yesus katakan bahawa orang jahat itu tidak akan “melihat hidup.” Yohanes 3:36. Hukuman bagi dosa adalah kematian kekal-kematian yang kedua-apabila mereka tidak akan bangkit lagi.
Untuk memusnahkan dosa, Tuhan terpaksa memusnahkan orang-orang berdosa. Tuhan adalah Tuhan yang kasih, dan tidaklah la bersukacita melihat orang jahat itu disiksakan. Menyiksakan orang jahat untuk selama-lamanya tidaklah adil. Ada orang-orang jahat yang sangat dahsyat, sedangkan yang lain-lain itu tidak sejahat berbanding dengan yang lain cuma persamaan di sini ialah mereka sama-sama menolak kasih karunia Tuhan melalui kematian Yesus Kristus, hanya oleh kerana mereka telah menolak Yesus sebagai Juruselamat mereka. Adilkah, apabila mereka semua disiksakan dengan hukuman yang serupa dalam api Neraka untuk selama-lamanya?
Apakah yang akan terjadi setelah api membersihkan bumi daripada dosa dan orang-orang berdosa?
“Sesungguhnya, mereka sebagai jerami yang dibakar api; mereka tidak dapat melepaskan nyawanya dari kuasa nyala api; api itu bukan bara api untuk memanaskan diri, bukan api untuk berdiang!” Yesaya 47:14.
“Sesungguhnya orang-orang fasik akan binasa; musuh Tuhan seperti keindahan padang rumput: mereka habis lenyap, habis lenyap bagaikan asap…. Kerana sedikit waktu lagi, maka lenyaplah orang fasik; jika engkau memperhatikan tempatnya, maka ia sudah tidak ada lagi.” Mazmur 37:20, 10.
Bagaimanakah Tuhan akan melenyapkan semua kenangan kesusahan yang lampau?
Alangkah besarnya kasih Tuhan! HatiNya pedih terhadap orang-orang yang hilang. Ayat tadi mengatakan, “tidak akan ada lagi ratap-tangis atau dukacita.” Penderitaan orang-orang berdosa akan lenyap semuanya. Lalu dengan penuh kasih-sayang Yesus akan menggunakan saputangan kemurahanNya, menyapukan semua air mata orang-orang yang selamat. la akan melenyapkan segala kenangan sedih yang telah lalu. Dalam Yesaya 65:17, kita membaca, “Hal-hal yang dahulu tidak akan diingat lagi, dan tidak akan timbul dalam hati.”
TUHAN YANG PENUH KASIH
Bagaimanakah perasaan Yesus terhadap kebinasaan orang-orang berdosa?
“Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan Tuhan, Aku tidak berkenan kepada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan kepada pertobatan orang fasik itu dari kelakuannya supaya ia hidup! Bertobatlah, bertobatlah dari hidupmu yang jahat itu! Mengapakah kamu akan mati, hai kaum Israel?” Yehezkiel 33:11.
Sungguh satu kehilangan yang besar! mengapakah orang-orang tidak mahu mendengarkan Yesus sekarang juga? Mengapakah mereka tidak mahu menerima kasihNya dan mengikut Dia sepanjang jalan pada saat ini? Mengapakah mereka selalu menunda-nunda untuk menurut Yesus hingga sudah terlambat? Mengapakah mereka hendak mati di dalam dosa-dosa mereka?
Apakah sikap Yesus terhadap pekerjaan yang menyedihkan dalam memusnahkan orang-orang berdosa?
“Sebab Tuhan akan bangkit…untuk melakukan perbuatanNya-ganjil perbuatan Nya itu dan untuk mengerjakan pekerjaanNya-ajaib pekerjaanNya itu.” Yesaya 28:21.
Pekerjaan dahsyat dalam memusnahkan orang-orang berdosa adalah suatu “Perbuatan Ganjil” bagi Yesus. Seluruh hidupNya telah digunakan dan dikorbankan untuk menolong dan menyelamatkan manusia. Saat itu akan sangat menakutkan dan menghancurkan hati apabila akhirnya Yesus datang hendak melaksanakan “PekerjaanNya, tugasNya yang ganjil” dalam memusnahkan mereka yang telah menolak kasih karuniaNya, iaitu bagi mereka yang telah la korbankan diriNya.
Pada berberapa tahun yang lampau ada suatu cerita yang anih dan menyedihkan terdapat dalam suatu surat khabar. Algojo (pelaksana hukuman mati bagi pesalah dalam penjara) dalam suatu penjara hendak menjalankan hukuman mati kepada seorang pembunuh yang merbahaya pada sebuah kerusi elektrik. Bila saat yang mengerikan itu tiba, maka algojo itupun hendak menjalankan tugasNya. Bayangkanlah perasaan ngeri daripada algojo itu apabila ia mengenal si pembunuh itu adalah kawannya sewaktu kecil.
Mereka telah lama berpisah dan tak pernah berjumpa lagi sampai saat yang ngeri itu tiba. Hati si penjenayah yang telah dikeraskan itu terharu apabila ia berjumpa dengan kawannya sewaktu kecil itu. Algojo itu merasa segan lalu berkata: “Masakan kuperbuat hal ini. Masakan saya hendak mencabut nyawamu?”
Orang yang dijatuhi hukuman mati itu menangis dan berkata: “Ali, perbuatlah saja. Saya patut dihukum. Saya telah hidup dalam dosa. Saya telah melanggar hukum. Saya telah membunuh dan saya patut mati. Engkau hanya menjalankan kewajipanmu, dan saya tidak akan merasa dendam terhadapmu.”
Demikianlah pula, perasaan orang-orang jahat bahawa mereka patut mati oleh kerana dosa-dosa mereka. “Kerana ada tertulis, Demi Aku hidup, demikianlah firman Tuhan, semua orang akan bertekuk-lutut di hadapanku, dan semua orang akan memuliakan Tuhan. Demikianlah setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungjawapan tentang dirinya sendiri kepada Tuhan” Roma 14:11, 12.
Hari itu adalah sangat dahsyat apabila orang-orang berdosa akan berdiri di hadapan Hakim dan memandang muka Yesus yang telah mereka abaikan, lalaikan dan yang telah mereka hinakan. Yesus telah berusaha untuk menyelamatkan mereka. Akhirnya, sementara mereka tunduk dengan malu dan tak berdaya, semuanya akan berseru dan mengaku, “Yesus adalah Tuhan, dan la adil adanya.”
Ingatlah, tiada seorang pun yang akan binasa kecuali ia telah menolak peluang baginya untuk diselamatkan. Yesus akan menyelamatkan semua orang yang mahu menerima Dia sebagai Juruselamat, tetapi Dia tak dapat menyelarnatkan mereka yang terus saja mahu berbuat dosa. Mereka yang dengan sengaja hendak berbuat dosa terus-menerus harus membayar upah dosa itu ialah kematian yang kedua.
BERSEDIALAH SEKARANG
Oleh kerana semesta alam akan dibersihkan seluruhnya daripada dosa, bagaimanakah kita harus hidup sekarang?
“Jadi jika segala sesuatu ini akan hancur secara.demikian, betapa suci dan salihnya kamu harus hidup…. Sebab itu, saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapanNya, dalam perdamaian dengan Dia.” 1 Petrus 3:11, 14.
Tuhan akan segera menghanguskan timbunan sampah dosa yang dahsyat di dalam dunia yang telah tua ini. Dia akan membersihkan alam ini daripada kenangan dosa. Dosa akan dimusnahkan di mana saja ia berada. Dengan kemurahan Yesus menawarkan kepada setiap orang untuk meninggalkan dosa agar tiada orang yang melalui kematian kekal.
Siapakah yang akan ditolak keluar dari syurga?
Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu.” Wahyu 21:27. “Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu.” Wahyu 20:15.
Tidakkah engkau mahu meninggalkan segala dosamu lalu menyerahkan hatimu kepada Yesus sekarang juga? Tak ada hati yang dicemarkan oleh dosa yang dapat masuk ke dalam kerajaan syurga. Dosalah yang telah menyebabkan Yesus terpaku pada salib. Tentu engkau tak mahu bergantung pada dosa, bukan? Biarkanlah Yesus membebaskan engkau daripada dosa sekarang juga!
Berapa sungguhkah Yesus mengampuni?
“Aku, Akulah Dia yang menghapus dosa pemberontakanmu oleh kerana Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu.” Yesaya 43:25.
“Jika kita mengaku dosa kita, maka la adalah setia dan adil, sehingga la akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan,” 1 Yohanes 1:9.
Oleh kerana Dia sendiri, maka la mahu menyelamatkan engkau. la tak tahan memikirkan satu jiwa pun yang hilang. Yesus menjemput engkau. Katakanlah sekarang juga. “Ya Yesus, sekarang kuserahkan seluruh hidupku kepadaMu.’
Mahukah engkau mengadakan keputusan sekarang? Janganlah engkau melakukan ini kerana untuk memenuhi tuntutan saja, tetapi lakukan ini sebagai suatu tindakan kasih.
