FORM 1A - Kisah Para Rasul
ARAHAN PENTING:
LANGKAH 1: Baca Alkitab
LANGKAH 2: Tulis refleksi anda khusus untuk kitab Kisah Para Rasul dalam ruangan komen (Comment Section) di bawah
Refleksi anda haruslah merangkumi ciri-ciri yang berikut:
- Apa yang anda pelajari daripada kitab tersebut
- Kisah atau ajaran yang menyentuh hati anda
- Apa yang sedang Tuhan ajarkan kepada anda secara peribadi
- Bagaimana anda dapat menerapkan pengajaran tersebut dalam kehidupan anda

β Refleksi dari Kitab Matius
Berikut 5 isi penting & refleksi dari Kitab Matius:
Β
1. π Yesus adalah Mesias yang Dijanjikan
Matius menulis untuk menunjukkan bahawa Yesus adalah Mesias yang lama dinubuatkan dalam Perjanjian Lama β penggenapan seluruh rencana Allah. Yesus adalah Imanuel, Allah menyertai kita (Matius 1:23). Refleksi: Allah tidak jauh β Dia datang, Dia menyertai kita setiap hari.
2. βͺ Kerajaan Surga Sudah Datang
Inti pengajaran Yesus: “Bertobatlah, kerana Kerajaan Surga sudah dekat!” (Matius 4:17). Kerajaan ini bukan tempat, tetapi Allah memerintah dalam hati manusia. Ia tumbuh secara senyap namun pasti, seperti benih yang tumbuh. Refleksi: Kita boleh hidup di bawah pemerintahan Tuhan hari ini, bukan hanya di syurga kelak.
3. π€² Hati yang Murni Lebih Penting daripada Agama Luaran
Dalam Khotbah di Bukit (Matius 5β7), Yesus menekankan kebenaran yang melampaui hukum lahiriah β bukan sekadar tidak membunuh, tetapi tidak membenci; bukan sekadar tidak berzina, tetapi hati murni. Dia berkata: “Belas kasihan yang Kukehendaki, bukan korban sembelihan.” Refleksi: Tuhan melihat hati, bukan hanya penampilan atau ketaatan lahiriah.
4. π₯ Menjadi Garam dan Terang di Dunia
Yesus memanggil pengikut-Nya menjadi garam yang mengawet dan terang yang bersinar di tengah dunia yang gelap (Matius 5:13-16). Refleksi: Kita bukan hanya menerima berkat, tetapi diberkati untuk memberkati orang lain β hidup kita harus membuat perbezaan.
5. π Misi Menjangkau Semua Bangsa
Penutup Matius β Perintah Agung: “Pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Kuβ¦ dan sesungguhnya Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” (Matius 28:19-20). Refleksi: Tugas kita belum selesai. Yesus memberi kita tugas besar, tetapi menyertai kita dengan janji kehadiran-Nya selalu.
Β
π‘ Ringkasan Refleksi:
Yesus adalah Mesias yang datang β Allah bersama kita. Dia mengajarkan kita untuk hidup benar dari dalam hati, menjadi berkat bagi dunia, dan terus menerus melayani dengan janji: Dia selalu menyertai kitaπ.