Yesus Akan Datang Segera!
SEORANG askar telah tersesat di dalam hutan. Musuh sedang mengepungnya dari segala penjuru. Seakan-akan tak ada jalan keluar baginya.
Binasakah orang itu? Tidak, kerana sebuah helikopter telah datang membebaskannya. Helikopter itu telah merendah mendekati orang itu lalu melemparkan suatu tangga ang diperbuat daripada tali bagi orang itu untuk memanjat ke atas helikopter supaya terselamat.
Keselamatan orang tadi telah diperolehinya dari ATAS!
Di dalam dunia yang penuh dengan dosa, kita dikelilingi, ditekan oleh musuh-musuh dalam beraneka rupa. Ancaman-ancaman peperangan dari kebinasaan oleh bom atom, penyakit dan penderitaan, peperangan yang menyakitkan hati dan secara bertubi-tubi, ketuaan dalam umur dan kematian, ketakutan dan kekecewaan, semua ini adalah musuh-musuh manusia.
Tiadakah pengharapan? Ya, ada pengharapan, pengharapan dari atas, kelepasan yang akan segera datang dari atas.
Daripada segala pengalaman tiap-tiap manusia, lelaki dan perempuan, sampai kepada anak-anak di dalam adalah peristiwa yang terbesar dalam segala zaman kembalinya Yesus dengan segala kebesaran dan kuasa. Dia akan kembali segera ke dalam dunia ini, datang dari syurga.
KedatanganNya akan menjadi suatu perubahan yang mulia bagi dunia yang kita ketahui sekarang ini, dengan segala dosa, penderitaan dan kesedihannya serta permulaan suatu zaman baru dengan damai dan kebahagiaan yang memerintah selama-lamanya.
1. Yesus akan datang lagi
Hampir 2000 tahun yang lalu, bila Yesus di sini dalam dunia kita, Dia mengadakan janji sebelum kenaikanNya ke syurga, “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Tuhan, percayalah juga kepadaKu. Di rumah Bapaku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempatKu, supaya di tempat mana Aku berada, kamu pun berada.” Yohanes 14:1-3.
Kedatangan Yesus adalah suatu kenyataan Alkitab. Alkitab mengatakan tentang kedatangan Yesus kira-kira 2,500 kali. Ada lebih banyak sumber lagi yang menerangkan tentang kedatangan Yesus kedua kali, daripada tentang kedatanganNya yang pertama. Sesungguhnya, Yesus akan datang kembali!
Realiti bahawa Yesus akan datang lagi ke dunia untuk kali yang kedua, adalah pasti seperti Dia telah berada di atas dunia ini pada sekitar 2000 tahun yang lalu. Alkitab mengatakan, “Demikian pula Yesus hanya satu kali saja mengorbankan diriNya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu, Dia akan menyatakan diriNya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia.” Ibrani 9:28.
2. Bagaimanakah Yesus akan datang?
1) Yesus akan datang agar kita dapat melihat Dia.
Tidak ada yang akan menjadi rahasia tentang kedatangan Yesus. Alkitab mengatakan, “Lihatlah, Dia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia.” Wahyu 1: 7.
Setiap penghuni yang hidup dalam dunia ini akan melihat Yesus datang kembali. Yesus sendiri mengatakan, “Dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaanNya.” Matius 24: 30.
“Pada waktu itu jika orang berkata kepadamu, “Lihat Mesias ada di sini, atau Mesias ada di sana, jangan kamu percaya. Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia. ” Matius 24: 23, 27.
Dalam pemandangan yang sempurna Yesus akan kembali, yang terbuka kepada tiap-tiap orang, bagi yang baik atau yang jahat sama sahaja.
2) Yesus akan datang supaya kita dapat mendengarkanNya.
“Dan sangkakala Tuhan berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari syurga.” 1 Tesalonika 4: 16. “Dan Dia akan menyuruh keluar malaikat-malaikatNya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya.” Matius 24: 31.
3) Yesus akan datang sebagai manusia yang sungguh.
Pada hari Yesus terangkat ke syurga, ada dua orang malaikat yang berdiri di samping orang-orang yang melihatNya naik ke syurga. Malaikat-malaikat itu memberikan kepastian. “Yesus ini, yang terangkat ke syurga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke syurga. ” Kisah Para Rasul 1: 11.
KedatanganNya adalah dalam cara yang sama ketika Dia telah meninggalkan dunia ini di hadapan mata murid-muridNya. Mereka telah melihat dan mendengarkan Dia pergi, maka menjelang kedatanganNya yang kedua kali Dia akan dilihat dan didengar apabila masa itu tiba. Dia telah terangkat ke dalam awan, dan dengan awan-awan syurga Dia akan datang kembali.
Namun yang paling penting dari semua adalah “Yesus ini” yang akan kelihatan, bukan orang yang lain. Dia akan mempunyai tubuh yang berasal dari Syurga, tetapi Dia akan tetap orang yang sama. Zaman tidak akan menjadikanNya tua, atau abad-abad yang berlalu tidak akan mengubahkan keperibadianNya.
Yesus yang akan kembali sebagai Raja segala raja adalah Yesus yang telah menyembuhkan orang sakit, mencelikkan mata orang yang buta, Yesus itulah yang telah mentahirkan orang-orang yang berpenyakit kusta serta menjadikan yang lumpuh berjalan, Yesus itulah yang berkata dengan lemah-lembut kepada perempuan yang tertangkap sementara berbuat zinah, Yesus itulah yang telah menyapukan air mata orang-orang yang berdukacita dan yang telah memangku budak-budak kecil serta menyayangi mereka. Dialah Yesus yang sama yang telah mati di atas salib Golgota, berehat di dalam kubur, dan yang bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga.
4) Yesus yang akan datang dengan tidak disangka-sangka.
Walaupun kedatangan Yesus adalah suatu peristiwa yang akan disaksikan oleh semua orang, namun ramai orang yang akan tidak sedia bagi kedatanganNya. Sebab tidak ada seorang pun yang mengetahui akan “HARI dan JAM” kedatanganNya, maka Yesus mengatakan, “Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, kerana Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga.” Matius 24: 31, 44.
Seorang ayah yang bersiap-siap hendak bepergian selama satu bulan sedang mengemaskan beg pakaiannya, dan anak perempuannya yang kecil yang berusia tiga tahun sedang menolongnya.
Tiba-tiba budak itu berhenti dan bertanya, “Ayah, mengapa ayah sedang mengemaskan beg ayah?”
“Sebab saya hendak mengadakan perjalanan yang sangat jauh dengan kapal, ” jawabnya. Budak perempuan kecil itu menghilang dengan diam-diam lalu menumpukkan kerusi-kerusi setinggi yang termampunya di depan pintu. Bila ayah hendaknya berangkat, air matanya pun bercucuran dan ia pun menangis, “Oh ayah, jangan keluarkan kerusi-kerusi itu! Saya telah taruhkan di situ supaya ayah tidak akan tinggalkan Emak dan saya. Janganlah tinggalkan kami.”
Ayahnya memeluk anaknya yang kekasih itu dan berkata, “Anakku, saya memang tidak mahu meninggalkan kamu, tetapi saya harus pergi. Saya akan mencari sesuatu untuk kamu bila saya pergi, lalu saya akan datang kembali dengan engkau dan Emak.”
Apakah pendapat anda berdasarkan cerita tentang Anak perempuan dan Ayah di atas? adakah si Ayah itu akan pergi dan tidak pernah lagi kembali kepada keluarganya?
Yesus telah menjanjikan, “Aku akan kembali dan menjemput kamu ke tempatKu.” Dia akan datang kembali dalam sekejap dan menjemput kita ke tempatNya. Adakah anda akan bersedia mulai dari saat ini? Ingatlah apa yang dikatakan oleh firman Tuhan, “Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga.” Matius 24: 44.
5) Yesus akan datang dengan kuasa dan kemuliaan.
Yesus akan “datang dalam kemuliaanNya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia.” Matius 25: 31.
Pada waktu kebangkitanNya, munculnya seorang malaikat telah menjadikan para pengawal Roma jatuh tersungkur dan menjadi seperti mayat. Maka tidaklah menghairankan yang bumi ini akan bergoncang bila Yesus datang dengan segala malaikat syurga.
Suatu perubahan dalam alam akan terjadi. Akan ada “gempa bumi yang dahsyat seperti belum pernah terjadi sejak manusia ada di atas bumi. Begitu hebatnya gempa bumi itu. Dan semua pulau hilang lenyap, dan tidak ditemukan lagi gunung-gunung” Wahyu 16: 18, 20.
3. Mengapakah Yesus mahu datang?
1) Yesus hendak membangkitkan orang-orang benar dari kubur-kubur mereka pada waktu kedatanganNya.
“Dan sangkakala Tuhan berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari syurga, dan mereka yang mati dalam Yesus akan lebih dahulu bangkit.” 1 Tesalonika 4: 16. Bila Yesus datang, maka Dia akan turun dari syurga dengan suatu sorak, dengan bunyi sangkakala yang bergemuruh, yang akan membangkitkan orang-orang mati di seluruh dunia.
Beberapa tahun yang lampau ramai orang mengatakan, “mengapa hal itu tidak mungkin terjadi; suatu suara tidak dapat didengar di seluruh dunia.” Tetapi sekarang kita mempunyai radio dan televisyen.
Impak dari sorak itu sememangnya luar biasa. Hal itu, akan memecahkan setiap perkuburan di dalam dunia kita ini. Kubur-kubur akan terbuka. Berjuta-juta manusia yang telah menerima Yesus selama berabad-abad akan dipanggil dari kubur-kubur mereka. Suatu hari yang sangat menggembirakan.
2) Yesus akan mengubah orang saleh pada waktu kedatanganNya. (mereka yang menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat)
“Tetapi kita semuanya akan diubah, dalam sekelip mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah.” 1 Korintus 15: 52, 53.
Suatu perubahan yang sungguh luarbiasa! “Kerana yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati.” 1 Korintus 15: 53. Tubuh kita yang fana sekarang ini, tertakluk kepada impak dosa, penyakit dan penderitaan. Tetapi menjelang kedatangan Yesus Kristus, tubuh kita akan diubah dalam sekelip mata iaitu tubuh yang bebas dari segala kesan dosa, penyakit dan penderitaan. Tubuh kita ini yang tidak kekal, yang takluk kepada kematian, akan berpakaikan kekekalan dan tidak akan pernah akan mati lagi.
Suatu hari yang menggembirakan, lebih dari luar biasa, indah dan mulia. Fikirkanlah saja perkataan-perkataan yang sudah lazim dikatakan dalam ruangan pembedahan sewaktu berada di hospital. Ketika Yesus datang, tidak akan ada lagi pembedahan, tidak akan ada lagi orang yang sakit mengerang, tidak akan ada lagi penderitaan, Yesus bersama dengan kita. Pada waktu itu tidak akan ada lagi upacara penghormatan terakhir lagi kerana kematian sudah dikalahkan. Kawasan tanah yang pernah menjadi tempat perkuburan akan ditimbuni. TIDAK ADA LAGI KEMATIAN BAGI ORANG-ORANG YANG PERCAYA. YESUS BERSAMA-SAMA DENGAN KITA!
3) Yesus akan membawa semua orang benar ke syurga pada masa kedatanganNya.
Ketika masih berada di atas dunia ini, Yesus telah mengadakan janji, “Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempatKu!“
Pada masa kedatangan Yesus, semua orang yang benar yang tetap hidup dan semua orang yang benar yang telah dibangkitkan “akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan kekal selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan. Kerana itu hiburkanlah seorang akan yang lain dengan perkataan-perkataan ini.” 1 Tesalonika 4: 17, 18.
Pernahkah anda merasa kecewa dengan kehidupan? Maka hiburkanlah dirimu dengan janji-janji ini. Masih ada lagi pengharapan bagi dunia yang gelap dan penuh kekacauan ini.
Sebuah kereta api sedang melalui suatu terowongan yang panjang dan gelap. “Gelap, Ya!” Seorang budak lelaki menyebutkan kepada emaknya. “Tidak apa-apa nak,” jawab emaknya dengan gembira, “ada terang siang di hadapan.”
Firman Tuhan Yesus, “Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempatKu,” adalah cahaya pengharapan yang terang bersinar di hadapan mata kita semasa berada di dunia ini. Sebab itu, “Janganlah gelisah hatimu.” Yohanes 14: 1.
4) Yesus akan menghancurkan kejahatan pada masa kedatanganNya kembali.
Orang-orang jahat yang terus menolak kemurahan tawaran kasih karunia dari Yesus Kristus adalah kelompok yang menjatuhkan hukuman mati ke atas diri mereka sendiri. Sementara mereka memandang pada wajah Yesus, maka dosa-dosa mereka mempersalahkan mereka, lalu berseru kepada gunung-gunung dan batu-batu, “runtuhlah menimpa kami dan sembunyikanlah kami terhadap Dia yang duduk di atas takhta.” Wahyu 6: 16. Orang-orang jahat memohon untuk mati yang lebih mereka sukai daripada berdiri di hadapan mata Yesus yang dapat melihat segala perkara. Mereka mengenal akan suaraNya yang telah berulang-ulang mengajak mereka menerima keselamatan. Tetapi mereka tidak mahu menyerahkan diri mereka, dan sekarang, sudah terlampau lambat.
Alangkah sedih! Alangkah dahsyatnya! Orang-orang yang telah makan dan minum, berjudi dan mencari kesukaan diri sendiri, menjual-beli, berlumba-lumba dalam kegilaan mencari keuntungan, serta menjadikan Yesus sebagai objek ejekan. Sekarang dengan tiba-tiba mereka menyedari bahawa Individu yang mereka hina adalah Tuhan yang maha Pengasih dan yang dapat menyelamatkan mereka dan sekarang mereka berseru kepada gunung-gunung dan batu-batu untuk melindungi diri mereka dari hadiratNya.
5) Selepas kedatangan Yesus, orang-orang benar akan berdiam dalam kebahagiaan yang kekal bersama-sama dengan Dia.
Di dalam rumah yang indah di syurga itu, “Dan Dia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akam ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu. “Wahyu 21: 4.
Sungguh suatu hari yang luar biasa!
Dan itulah hari untuk masa depan kita. Kita boleh mengongsikan kemuliaannya dan kesukaannya jikalau kita mahu.
4) Adakah anda bersedia bagi kedatangan Yesus?
Kita boleh bersedia andaikata kita merelakan pimpinan Roh Kudus ke atas hidup kita. Ya, setiap satu kita. Yesus akan menjadi juruselamat kita jikalau kita mahu menerima Dia.
Anda mungkin berfikir, Bagaimana mungkin saya boleh bersedia untuk berjumpa dengan Yesus? Yang pertama sekali, kita harus menantikan Yesus datang bagi kita. Dia akan datang kepada mereka yang mengharapkan dan menantikan kedatanganNya. “Yesus…akan menyatakn diriNya sekali lagi untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka yang menantikan Dia.” Ibrani 9: 28. Jikalau kita sedang mencari Dia, maka kita akn bersedia untuk berjumpa dengan Dia.
Jikalau kita merancang untuk melawat seorang kawan yang jauh maka kita pasti akan mengadakan persediaan rapi. Kita membeli pakaian-pakaian yang baru, berusaha dengan sebaik-baiknya bagi pertemuan itu. Demikianlah dengan setiap orang. Kita memerlukan persediaan untuk pulang dengan Yesus. Kita bersedia untuk berjumpa dengan Yesus dengan mengizinkan Dia membersihkan kehidupan kita. “Setiap orang yang menaruh pengharapan kepadaNya, haruslah menyucikan diri sama seperti Yesus yang adalah suci. .” 1 Yohanes 3: 3. “Sebab itu saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapanNya, dalam perdamaian dengan Dia.” 2 Petrus 3: 14.
Seorang pecinta budak-budak melawat suatu sekolah dan bercakap-cakap kepada orang-orang muda. “Saya akan kembali kelak,” katanya “dan saya hendak memberikan hadiah kepada seseorang yang mempunyai meja yang paling bersih.” “Tetapi bilakah encik akan datang kembali.” mereka tanyakan. “Hal itu saya tidak dapat katakan, “jawabnya. Seorang budak perempuan yang memerhatikan akan kebiasaan-kebiasaannya yang buruk memberitahu kepada budak-budak yang lain bahawa Dia bermaksud untuk memenangkan hadiah itu. “Kamu?” kawan-kawan sedarjahnya mengejeknya. “Kamu tidak akan pernah mendapatkannya; mejamu selalu tidak bersih.” Tetapi saya maksudkan untuk membersihkannya pada permulaan minggu.” “ya, tetapi umpamanya ia akan datang pada akhir minggu?” Lalu saya akan membersihkan meja saya setiap pagi,” jawabnya. “Tetapi, seandainya ia datang pada waktu petang?” Budak itu pun berfikir sebentar, kemudian ia berkata, “Saya tidak tahu apa yang saya harus perbuat: Saya akan selalu menjaganya supaya jangan kotor.”
Yesus berkata:
“…berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.” Matius 24: 42
Demikianlah juga dengan mereka yang ingin menantikan kedatangan Yesus. Kita harus bersedia pada setiap masa; kita harus menjaga hidup kita supaya tetap bersih melalui rahmatNya. Kita tidak akan pernah tahu bila Dia akan datang. Boleh saja itu terjadi pada waktu senja, di tengah malam, di waktu pagi atau di tengah hari. Hendaklah kita ingat bahawa perkataan Juruselamat bukanlah “berusaha untuk bersedia, tetapi, “Siap sedia” Matius 24: 44.
